Seperti kita tahu bahwa KPK saja untuk bisa mengetahui kegiatan korupsi harus pake acara "sadap-menyadap" dan perlu alat-alat canggih yang lain sebagai alat bantu pengawasan. Nah kita yang awam dan gak ada akses buat acara sadap-sadap-an tadi gimana ngawasinnya?
Pejabat-pejabat negara dan daerah walaupun sudah punya gedung sendiri untuk departemennya, kadang tetap saja harus menyewa hotel mahal buat acara rapat atau pertemuan, udah punya rumah dinas juga tetap saja ada acara nginap di hotel buat mengikuti suatu pertemuan...yang dipakai uang pajak kan?
Yang ada sekolah makin mahal, orang miskin makin banyak.
JADI GIMANA CARA NGAWASINNYA? TRANSPARANSI SEPERTINYA CUMA SEKEDAR "OMONG DOANG" ...